[LONG POST & NERD MODE ALERT]
Today is truly the HAPPIEST day of my life in 2017. Jadiii pengen share cerita supaya gua juga bisa inget terus sama hari ini hahahah.. It's the happiestttt day because FINALLY I achieve one of my life goal/dream which is: watching LIVE Kingdom Hearts Orchestra. Kenapa mesti KH?? Here goes.
1) I love Disney so so SO much semenjak kecil ampe sekarang. I literally have watched ALL Disney Movies; Snow White, Sleeping Beauty, Lion King, Mulan, Pinocchio, Aladdin, Alice in The Wonderland, Frozen, ya you name it. Kebiasaan nonton Disney ini bener2 uda dari TK kali ya, like almost everyday I watch Disney. Apalagi klo lagi br keluar yg baru, I can watch it for 5 days straight. I don't even have my most favorite character because I ❤ ALL characters.
2) Masa kecil gua juga diisi nontonin kakak gua maen PS, especially RPG games. Gara2 itu gua ketularan hobi main game RPG. My very first RPG game was Final Fantasy 8 which is made by SquareEnix. Dari FF8 ituu berlanjut ke 7,9,10,12,dst dst. Selain game play, grafik, dan story line yang woke, semua game FF ini lagu2nya juga bagus bhuanget. Banget. BANGET.
Jadiii ketika suatu hari nih muncul game yang merupakan gabungan DISNEY dan SQUAREENIX, kebayang lha ya seberapaa hype nya gua. And that game is Kingdom Hearts 💙💙💙. I played maaaany many many RPG games dan gak ada 1 pun yg tamat (😂😂) KECUALI KH ini hahahah.. gua seniat itu maininnya ampe berhasil tamatin KH-1 DAN KH-2 wkwkwk
Udah gituu karena yg buat adalah SquareEnix, lagu2nya juga sesuatuuuuu :""") Ada 1 lagu favorit gua banget itu lagu opening KH-1 yg versi orkestranya (listen to it here https://youtu.be/CZVAvHah9io). Dari taun 2002 ampe sekarang itu lagu PASTI ada di semua playlist dan hp gua sangking demennya. Biasa gua cuma denger mp3 or nonton dr youtube... Dari dlu gua cuma bisa bayangin, gila kalo bisa denger lagu ini live keren banget yaaa pastiii..
Then 3 weeks ago tiba2 di FB muncul notification: KINGDOM HEARTS ORCHESTRA 1ST WORLD TOUR. Buru2 gua buka dannn adaa yang paling deket main di Singapur! PENGEN BANGET nonton, soalnya ya... kapan lagi?? Taun ini gua udah nyesel ga nonton Coldplay & ga ikut liburan ke Lombok sama temen2, jadi gua mikir gua gamau lagiiii mengalami penyesalan. Dan gua yakin sampe gua ga nonton ni konser, FIX nyeselnya seumur idup!! Akhirnyaa setelah diskusi sama Bokap Nyokap, mereka juga setuju gua pergi nonton, jadilahhh langsung beli tiket nonton, tiket pesawat, dan booking hotel. I FINALLY GO TO SINGAPORE TO WATCH IT!!
Hari ini, lagu pembuka konsernya adalah lagu favorit gua itu :""") Bener2 ga nyangka.... yg biasanya gua cuma dengerin mp3nya, mentok2 nonton youtubenya, right here right now gua dengerin LIVE orchestra nya :""""""'))) I did cry during the song hahahah..
Udah gitu yang bikin happy nya lagi, hari ini dateng YOKO SHIMAMURA the composer of the songs :""") Ngeliat orang yang nyiptain lagu itu tuh rasanya terharu :"""))) Apalagiii di encorenya Shimamura-san sendiri yang main sangkinggg semua orang meriah banget tepuk tangannya, pada berdiri minta Encore. Jadi kebayangkan gimanaaa bagusnya konser malam hari ini??
In the end, I thank God, I thank Mom and Dad, I thank FACEBOOK (and its algorithm 😂) for making my dream come true. I'm really really REALLY GRATEFUL FOR THIS OPPORTUNITY and I'm going to treasure this memory for my whole life... THANK YOU!!! ❤❤❤❤❤❤
We only got 86 400 seconds in a day to turn it all around or throw it all away. Gotta live like we're dying ~Live Like We're Dying by The Script
Sunday, June 18, 2017
Saturday, October 24, 2015
My First Job: Program Analis Kredit (PAK) BCA
Halo lagi teman-teman! Post kali ini saya ingin sharing sedikit mengenai Program Analis Kredit (PAK) BCA. Barangkali bisa menjawab pertanyaan teman-teman mengenai sebenarnya ini program apa hehe..
Pertama-tama, banyak yang menanyakan apakah ini adalah BCA Development Program (BDP) atau bukan. Jawabannya adalah bukan. BDP untuk sementara ini sedang dihentikan karena sedang direvisi lagi programnya. Saya tidak tahu apakah BDP akan dibuka lagi atau tidak, yang jelas PAK ini bukan BDP.
Untuk menggantikan BDP, BCA merilis program-program training, antara lain Program Account Officer (PAO), Program Relationship Officer (PRO), Program Staff Pendukung Operasi (PSPO), Program Business Analyst (PBA), Program Analis Kredit (PAK), dan Program Audit Internal (PAI). Jadi ini seperti pecahannya BDP, dulu di BDP semuanya digabung di satu program yang sama yaitu BDP itu sendiri.
Apakah ini Management Trainee (MT)-nya BCA? Ya. Ini adalah program fast track-nya BCA yang berarti ketika lulus program, tidak mulai benar-benar dari bawah/dasar. Pelatihan dulu 1 tahun kemudian kontrak kerja 2 tahun. Tapi bila dibandingkan dengan lulusan BDP, lulusan program ini masuk di pangkat yang lebih rendah.
Untuk PAO, PRO, PBA, dan PSPO sendiri sudah berjalan lebih dahulu sementara PAK dan PAI adalah program baru. Saya sendiri adalah PAK angkatan 1, angkatan pertama. PAK angkatan 1 hanya berisi 6 orang. Selama satu tahun ini kami digabung dengan PAI angkatan 1 yang hanya berisi 3 orang. Jadi satu kelas hanya berisi 9 orang. Ini adalah kelas dengan jumlah orang paling sedikit hahaha... Biasanya kelas BDP maupun program lainnya berisi belasan hingga 20an orang.
Selama satu tahun ini kami diberi pelatihan mengenai dasar-dasar perbankan, solusi-solusi yang ada di BCA, hingga hal-hal yang bersangkutan dengan job desk kami nantinya. 3 bulan in class dan 9 bulan on the job training. Sistem gugur diterapkan di program ini, sehingga belum tentu semuanya lulus dari program. Ada batasan nilai (dari ujian tertulis dan ujian lisan) yang harus dilalui. Meski demikian, tentu saja diharapkan semuanya bisa lulus :)
Sekian post dari saya, semoga membantu!
Pertama-tama, banyak yang menanyakan apakah ini adalah BCA Development Program (BDP) atau bukan. Jawabannya adalah bukan. BDP untuk sementara ini sedang dihentikan karena sedang direvisi lagi programnya. Saya tidak tahu apakah BDP akan dibuka lagi atau tidak, yang jelas PAK ini bukan BDP.
Untuk menggantikan BDP, BCA merilis program-program training, antara lain Program Account Officer (PAO), Program Relationship Officer (PRO), Program Staff Pendukung Operasi (PSPO), Program Business Analyst (PBA), Program Analis Kredit (PAK), dan Program Audit Internal (PAI). Jadi ini seperti pecahannya BDP, dulu di BDP semuanya digabung di satu program yang sama yaitu BDP itu sendiri.
Apakah ini Management Trainee (MT)-nya BCA? Ya. Ini adalah program fast track-nya BCA yang berarti ketika lulus program, tidak mulai benar-benar dari bawah/dasar. Pelatihan dulu 1 tahun kemudian kontrak kerja 2 tahun. Tapi bila dibandingkan dengan lulusan BDP, lulusan program ini masuk di pangkat yang lebih rendah.
Untuk PAO, PRO, PBA, dan PSPO sendiri sudah berjalan lebih dahulu sementara PAK dan PAI adalah program baru. Saya sendiri adalah PAK angkatan 1, angkatan pertama. PAK angkatan 1 hanya berisi 6 orang. Selama satu tahun ini kami digabung dengan PAI angkatan 1 yang hanya berisi 3 orang. Jadi satu kelas hanya berisi 9 orang. Ini adalah kelas dengan jumlah orang paling sedikit hahaha... Biasanya kelas BDP maupun program lainnya berisi belasan hingga 20an orang.
Selama satu tahun ini kami diberi pelatihan mengenai dasar-dasar perbankan, solusi-solusi yang ada di BCA, hingga hal-hal yang bersangkutan dengan job desk kami nantinya. 3 bulan in class dan 9 bulan on the job training. Sistem gugur diterapkan di program ini, sehingga belum tentu semuanya lulus dari program. Ada batasan nilai (dari ujian tertulis dan ujian lisan) yang harus dilalui. Meski demikian, tentu saja diharapkan semuanya bisa lulus :)
Sekian post dari saya, semoga membantu!
Share Pengalaman: Apply Pekerjaan di BCA
Selamat siang teman-teman, di post ini saya hanya ingin share mengenai pengalaman saya apply di BCA hingga akhirnya mulai bekerja sebagai karyawan trainee. Sebenernya ini merupakan pemenuhan janji terhadap diri saya sendiri yang udah banyak terbantu oleh post-post berisi sharing pengalaman serupa. Yap, saat masih menunggu kabar dari BCA, saya janji sama diri saya sendiri kalau saya sampai diterima, saya mau berbagi pengalaman saya ini. Jadi semoga post ini bermanfaat ya!
Ini adalah timeline saya semenjak mulai daftar di BCA.
17 April: Apply Program Account Officer di UNPAR Career Expo, Bandung.
Awalnya saya apply untuk program Account Officer (PAO) BCA. Lowongan ini sendiri saya temukan di web karir BCA. Kemudian kebetulan minggu itu ada UNPAR Career Expo dan BCA termasuk di dalamnya. Booth BCA hari itu ramai sekali sampai terjadi antrian panjang. Akhirnya penjaga booth memberi link khusus untuk pelamar UNPAR Career Expo untuk apply online dan bisa dibuka dari rumah. Sayapun membuka link tersebut di kost-an. Tidak perlu menyerahkan dokumen apapun, semuanya diisi di form online dari link. Oh ya, saat apply ini saya belum lulus dari Teknik Industri UNPAR, masih dalam proses mengerjakan skripsi. Saran saya untuk tahap ini adalah pahami betul pekerjaan yang akan Anda lamar.
06 Mei: Psikotes di BCA Regional Learning Centre, Bandung.
30 April saya ditelfon oleh BCA untuk menghadiri Psikotes di tanggal 6 Mei. Saran saya untuk yang akan Psikotes BCA adalah istirahatkan badan dan pikiran sehari sebelum Psikotes! Hal ini karena Psikotes BCA memakan waktu sepanjang hari dan cukup melelahkan pikiran. Maka dari itu jangan membebani pikiran sebelum mulai Psikotes. Santai saja. Psikotesnya sendiri dibagi menjadi 2 bagian yaitu tes kemampuan dan tes kepribadian. Begitu selesai tes kemampuan, langsung diumumkan siapa yang lanjut dan siapa yang gugur. Untuk tes kepribadian saya sarankan untuk jadilah diri Anda sendiri karena ini menentukan apakah Anda cocok atau tidak dengan pekerjaan yang Anda apply. Buat apa kan bila akhirnya diterima kerja yang Anda tidak sukai? Jawablah sejujur mungkin. Tidak ada jawaban yang benar untuk Tes Kepribadian, semuanya tergantung diri Anda sendiri. Begitu selesai tes kepribadian juga langsung diumumkan siapa yang lolos untuk interview dengan Psikolog. Untuk makan siang tidak perlu khawatir karena bagi yang lolos tes kemampuan akan mendapat makan siang.
07 Mei: Interview Psikolog di kantor Lembaga Psikotes Dwipayana,
Bandung.
Pada interview Psikolog, Psikolog banyak menanyakan mengenai kegiatan saya sehari-hari, baik kegiatan perkuliahan dan kegiatan kemahasiswaan. Pertanyaannya masih berupa hal-hal dasar, seperti apa kelebihan dan kekurangan saya, pengalaman apa yang paling berarti buat saya, dan lain sebagainnya. Pertanyaannya berkembang dari apa yang saya ceritakan. Interviewnya tidak lama sih, sekitar 15 menit. Saran saya, persiapkan dari rumah hal-hal apa saja yang ingin Anda ceritakan. Lagi-lagi, bersikaplah jujur karena Psikolog dapat melihat apakah Anda menceritakan hal yang sebenarnya atau tidak. Lagi-lagi, santai saja, just be your best self!
10 Juni: Interview HRD dengan Pak Ryano di BCA Regional Learning
Centre, Bandung.
Sebulan kemudian ditelfon lagi oleh BCA untuk interview HRD. Sebelum interview saya diminta untuk mengisi form berlembar-berlembar dengan pertanyaan seputar diri saya sendiri. Saya diinterview oleh Pak Ryano dan yang ditanyakan bersumber dari form yang telah saya isi. Sebenarnya pertanyaannya serupa dengan pertanyaan saat interview dengan Psikolog, hanya saja lebih rinci. Sepengetahuan saya, interview dengan HRD ini bertujuan untuk melihat apakah pribadi saya cocok dengan lingkungan BCA. Lagi-lagi, santai saja dan just be your best self.
02 Juli: Interview User dengan Bu Djuariah (HRD) dan satu orang user (account officer) di BCA Asia Afrika, Bandung.
Di penghujung bulan Juni, saya ditelfon oleh HRD BCA KCU Asia Afrika, Bu Djuariah, untuk mengikuti interview user. Jumlah orang yang saya temui saat itu (yang sama-sama apply di BCA) sudah berkurang banyak dari terakhir kali saya interview. Saya kenalan dengan beberapa teman baru yang mendaftar untuk PAO dan Junior Business Analyst. Interview kali ini saya berasa lebih banyak dicecer oleh interviewee hahaha.. Mungkin karena seorang Account Officer banyak bertemu dengan nasabah dan harus bisa meyakinkan nasabah yaa... Di interview ini banyak pertanyaan yang sudah berhubungan dengan job desk Account Officer, seperti apa job desk account officer yang saya ketahui. Selain itu saya banyak ditanya mengenai skripsi saya, apakah yakin bisa lulus tepat 4 tahun, apakah yakin nilai skripsi bisa A, intinya saya banyak harus meyakinkan kedua interviewee saya saat itu. Tiba-tiba di tengah interview, Bu User berkata, "Sepertinya kamu lebih suka menganalisa ya?". Entah kenapa ditanya demikian. Karena saat itu saya khawatir ditolak (Account Officer bukan pekerjaan analis, lebih ke marketing), saya bilang selama kuliah saya sering berada di divisi dana usaha yang kerjaannya mencari duit dan sponsor. Di akhir interview saya dijanjikan maksimal 1,5 bulan akan dikabari (16 Agustus). Saran saya untuk interview user adalah bekali diri Anda sebanyak-banyaknya dengan pengetahuan mengenai pekerjaan yang Anda lamar. Jangan sampai Anda terlihat tidak memahami pekerjaan yang Anda lamar, tidak masuk akal kan bila demikian?
27 Juli: Lulus dari Teknik Industri UNPAR.
21 Agustus: Telfon BCA di nomor 021-25563000.
Lewat 1,5 bulan, tidak ada kabar dari BCA. Sayapun mencoba menelfon BCA. Saya merasa waktu itu sudah tepat untuk menelfon karena memang sudah lebih dari waktu yang dijanjikan. Melalui telfon, saya hanya dibilang masih berada dalam proses penawaran. Pihak BCA meyakinkan bahwa selama belum ada SMS berisi penolakan dari BCA, berarti proses masih berlanjut.
04 September: Telfon Bu Djuariah
Lewat 2 bulan dari terakhir saya interview. Sayapun memberanikan diri menelfon Bu Djuariah melalui nomor yang digunakan untuk mengundang saya interview user. Saya memberi kabar ke Bu Djuariah kalau saya sudah lulus S1 dan siap untuk mulai bekerja. Baru setelah itu Bu Djuariah sepertinya ingat saya dan berkata,"Ooh kamu yang waktu itu belum lulus ya? Ya ya ini ada catatannya kamu belum lulus. Kalau begitu segera kirimkan Surat Keterangan Lulus dan Transkrip Nilai ya,". Hari itu juga saya kirimkan via e-mail langsung ke Bu Djuariah.
08 September: Telfon Bu Djuariah (2)
Karena tidak ada balasan e-mail dari Bu Djuariah, sayapun menelfon lagi untuk menanyakan apakah e-mail saya diterima atau tidak. Barulah saat itu Bu Djuariah menyatakan bahwa saya dipindahkan ke Analis Kredit. Analis Kredit ini tidak ada di Kanwil Bandung, maka semua data saya sudah diserahkan ke Jakarta, tepatnya lagi HRD yang waktu itu menginterview saya yaitu Pak Ryano. Menurut beliau, dari interview lalu saya dinyatakan lebih cocok untuk Analis Kredit (dengan kata lain sudah ditolak untuk Account Officer). Bu Djuariah juga mengatakan kalau BCA baru saja buka program baru yaitu Program Analis Kredit. Dengan demikian, selesailah hubungan saya dengan BCA Bandung. Saat saya cek web karir BCA, memang benar ada lowongan yang baru dibuka dengan judul Program Analis Kredit (PAK).
24 September: Akhirnya ditelfon BCA untuk interview user lagi
Yap, AKHIRNYA ditelfon lagi oleh BCA. Kali ini diundang untuk interview user Analis Kredit di Menara BCA, Grand Indonesia. Just info, Menara BCA ini adalah kantor pusatnya BCA yang terletak persis di sebelah Grand Indonesia, bahkan ada penghubungnya dengan Grand Indonesia. Jadi bahaya ya kalau baru gajian terus mainnya di GI hahaha..
29 September: Interview User dengan Pak Indara dan Pak Rian (Analis
Kredit) di Menara BCA, Jakarta.
Di interview kali ini suasananya lebih santai daripada interview sebelumnya. Awal-awal banyak ditanya mengenai Teknik Industri, mengenai skripsi, lalu mulai membahas keadaan ekonomi Indonesia, juga mengenai Rupiah yang saat itu sedang melemah terhadap USD serta mengenai devaluasi Yuan. Ini interview terlama saya, bahkan sampai lebih dari satu jam. Di interview ini juga saya banyak diberi penjelasan mengenai Analis Kredit. Bertolak belakang dengan Account Officer yang banyak ke luar kantor untuk bertemu nasabah, Analis Kredit bekerja di belakang meja dan cukup jarang ke luar kantor. Mereka berkali-kali menanyakan apakah saya sungguh siap terus bekerja di belakang meja, karena memang sifat orang kan berbeda-beda, pokoknya jangan sampai saya nantinya menyesal. Selain itu, saya juga ditanya mengenai basic accounting, seperti apakah tau tentang Neraca dan Laporan Laba Rugi. Kedua hal itu merupakan makanan sehari-harinya Analis Kredit. Saat interview user itu saya merasa sangat positif dan yakin diterima hehehe..
Saran saya adalah bekali diri Anda dengan berita-berita seputar perekonomian di Indonesia! Tidak hanya mendengar beritanya saja, tapi juga coba diolah dengan pikiran... Tentunya Anda melamar di jasa perbankan harus tau mengenai keadaan ekonomi Indonesia, bahkan ekonomi internasional. Saya sendiri membaca koran dan berdiskusi juga dengan teman juga orang tua saya. Hasil diskusi itulah yang saya bawa di interview.
06 Oktober: Medical Check Up di Indofood Tower, Jakarta.
6 hari setelah interview user Analis Kredit, saya ditelfon BCA untuk medical check up. Selain itu juga sudah diminta menyiapkan dokumen-dokumen untuk tanda tangan kontrak. 12 jam sebelum medical check up saya puasa (hanya banyak-banyak minum air), tapi ternyata ada juga teman-teman Program Analis Kredit yang tidak puasa terlebih dahulu.
16 Oktober: Tanda tangan kontrak di Wisma Asia, Slipi, Jakarta.
12 Oktober saya ditelfon untuk hadir di tanda tangan perjanjian kerja untuk program Analis Kredit (PAK).. HOREEEE! Hahaha.. Akhirnya.. 16 Oktober saya datang ke Wisma Asia dan resmilah saya menjadi karyawan trainee BCA :) Kelas dimulai tanggal 19 Oktober 2015.
Total waktu: Tepat 6 bulan. Yap, waktu keseluruhan semenjak saya apply adalah selama 6 bulan. BCA memang sudah terkenal dengan lamanya waktu proses perekrutan, bahkan ada teman saya yang lebih lama lagi proses perekrutannya di banding saya. Pada akhirnya, hanya mereka yang benar-benar ingin bekerja di BCA-lah yang masuk. Saya sendiri cukup keras kepala karena hanya menggantungkan diri pada BCA, ya bagaimana, karena memang sudah cita-cita saya dari dulu untuk bekerja BCA. Puji Tuhan, doa saya terkabul :)
Sekian post dari saya! Jangan lupa banyak berdoa dan tersenyum :)
2015 part two
Hello semuanya? Apa kabar? Hope you're having a good day ya!
Terakhir saya nulis di blog ini adalah di awal tahun 2015 ini, sementara sekarang udah di penghujung bulan Oktober 2015. Sepertinya ini rekor terlama saya gak nulis disini hehehe.. Well, many things have happened during 2015.
The first and the most important thing; saya sudah lulus dari Teknik Industri Universitas Katolik Parahyangan! Yep, sekarang nama saya sudah nambah gelar S. T. nya hehehe.. Puji Tuhan lulus tepat 4 tahun dengan IPK sesuai harapan :) So, finally my university life is over!
Dari sebelum lulus saya udah mencari pekerjaan. Tujuannya supaya begitu lulus bisa langsung lanjut kerja, gak pake menganggur lama-lama. Tujuan pertama saya adalah Bank Central Asia (BCA), bank swasta terbesar dan nomor 1 di Indonesia. Why? Karena sebenernya emang dari dulu pengen kerja di Bank hahaha.. Why? Simply because I'm interested in Economy and Finance. Terus kenapa ambilnya Teknik Industri? Ya begitu deh hahaha.. Itu tiga pertanyaan yang selalu muncul di interview saya di BCA.
Ternyata mendapatkan pekerjaan tidak semudah yang saya bayangkan. Iya sih daftarnya udah dari sebelum lulus, tapi setelah lulus saya sempet nganggur 2 bulan. Finally, 19 Oktober lalu saya tanda tangan kontrak di BCA sebagai karyawan trainee untuk Program Analis Kredit :) Jadiii saya baru satu minggu mulai jadi trainee, so far sih seru-seru, enak-enak aja hehehe..
Selain mengenai pekerjaan baru, saya juga punya hewan peliharaan baru! Seekor anjing japan spitz , namanya Snowy.. Lucu banget lhoooo.. Tingkah lakunya ada-ada aja dan mukanya juga gemesin hehehe.. Kapan-kapan saya share fotonya beserta cerita mengenai kelakuan-kelakuan dia.
Begitulah kilas singkat hidup saya selama di tahun 2015 ini. Overall everything went great so I hope everything went well for you too!
SMILE !!!
Terakhir saya nulis di blog ini adalah di awal tahun 2015 ini, sementara sekarang udah di penghujung bulan Oktober 2015. Sepertinya ini rekor terlama saya gak nulis disini hehehe.. Well, many things have happened during 2015.
The first and the most important thing; saya sudah lulus dari Teknik Industri Universitas Katolik Parahyangan! Yep, sekarang nama saya sudah nambah gelar S. T. nya hehehe.. Puji Tuhan lulus tepat 4 tahun dengan IPK sesuai harapan :) So, finally my university life is over!
Dari sebelum lulus saya udah mencari pekerjaan. Tujuannya supaya begitu lulus bisa langsung lanjut kerja, gak pake menganggur lama-lama. Tujuan pertama saya adalah Bank Central Asia (BCA), bank swasta terbesar dan nomor 1 di Indonesia. Why? Karena sebenernya emang dari dulu pengen kerja di Bank hahaha.. Why? Simply because I'm interested in Economy and Finance. Terus kenapa ambilnya Teknik Industri? Ya begitu deh hahaha.. Itu tiga pertanyaan yang selalu muncul di interview saya di BCA.
Ternyata mendapatkan pekerjaan tidak semudah yang saya bayangkan. Iya sih daftarnya udah dari sebelum lulus, tapi setelah lulus saya sempet nganggur 2 bulan. Finally, 19 Oktober lalu saya tanda tangan kontrak di BCA sebagai karyawan trainee untuk Program Analis Kredit :) Jadiii saya baru satu minggu mulai jadi trainee, so far sih seru-seru, enak-enak aja hehehe..
Selain mengenai pekerjaan baru, saya juga punya hewan peliharaan baru! Seekor anjing japan spitz , namanya Snowy.. Lucu banget lhoooo.. Tingkah lakunya ada-ada aja dan mukanya juga gemesin hehehe.. Kapan-kapan saya share fotonya beserta cerita mengenai kelakuan-kelakuan dia.
Begitulah kilas singkat hidup saya selama di tahun 2015 ini. Overall everything went great so I hope everything went well for you too!
SMILE !!!
Thursday, January 1, 2015
A New Beginning
Halo everyone ! It's 2015 already yeaaaaassssss I'm very excited!
First thing first,
MERRY CHRISTMAS 2014
AND
HAPPY NEW YEAR 2015!
Finally 2014 ends and here comes the very first page of 2015.
Second,
I must say 2014 was a good year. I got new handphone, new bag, new laptop, new clothes, new good music to be heard. My family is healthy all year, we got the chance to have family time this September. Good food, good ambience.. Still my favourite thing of 2014, New Zealand! And also, new boyfriend hehehe.. He's name Jonathan, he's the person responsible for my weight decrease hahaha..
I manage to great through it well! The first half of the year was so hectic and busy. As I've stated in the early post of 2014, I was terrified and worried to face the 6th semester of university. I had so many tasks and job had to be done, as a student in my university also as the Student Representative Board. The 6th semester had four practicums and also The Election was held during it. I participated in The Election again this year, this time as part of the committee as the Head of BAWASLU (Badan Pengawas PEMILU). Well it was an important role therefore I had many obligations.
I remember April 2014 was the craziest month, seriously, it really was hahaha... There were days where I had a long day and didn't even get to sleep yet I had to face another long day haha... The Election was held in April and it was close to the final exam week. Of course as it got closer the final exam week the lecturers gave many tasks also some final presentations. It was the most unforgettable month for me, many things happened therefore I learnt a lot from everything. So I must say thank you April for being rough to me!
The good news is.... turned out my 6th semester is the best semester. Even though it was hard, I managed to get my highest GPA ever and finished my job as the Head of BAWASLU well! Yea I proved myself that I could do my study well while being in a student organisation.
The second half of the year was more calm. I focused on my study in order to achieve higher GPA. Also as the 7th semester started, my last academic year at the university also started. As an 'old' student I did't join any student organisation nor student activities. I got more time for myself to plan what I will do next after I graduate.
The 7th semester has ended, I'm still waiting for the grades. At the end of the semester I've got my topic for my final mini thesis (oral defence) also one of my favourite lecturer has agreed to be my adviser!
Third,
Here comes 2015. Honestly I'm also quite scared to face this year because many changes are going to happen this year. I have to finish my final mini thesis and get my bachelor degree at the right time. I'm also planning to get master degree in Taiwan (at NTUST) and many things have to be prepared for the admission. If I get into NTUST that means I'm moving to Taiwan! A country I've never visited before, a country which has a different language, different culture. Everything going to change and some new things are going to happen.
Sure I believe I have to work much harder! No pain no gain.
Although there's something I wish it won't change. Today is my 8th monthversary hehe.. Well I wish we can be forever :)
That is all for my post today.
Once again, Merry Christmas and Happy New Year!
I really hope we all can have a better year ahead..
Let us work harder to achieve our goals and dreams!
Don't forget to pray to God and ask for His guidance..
Have a good day everyone!
Monday, December 8, 2014
Bahagiakah?
Setelah sekian lama nggak nge-post, akhirnya nulis lagi , sembari menunggu semangkuk quacker oat madu yang masih panas di sebelah ini memindahkan kalornya (gaya, intinya sih masih ngga bisa dimakan gara2 masih panas).
Kali ini gua akan bercerita sedikit tentang gua dan pacar. Iya iya jadi sombong iya gara-gara punya pacar jadi ga pernah nulis lagi... Ngga deng. Emang sibuk aja kuliahnya bukan karena ada pacar kok hehe.. Nah, ada apa dengan kami? Ada suatu fenomena menarik nih.
Biasanya, biasanya loh ya, orang kalo punya pacar itu makin gendut. Katanya sih karena bahagia punya pacar maka berat badanpun meningkat. Meski teori pengaruh punya pacar dengan peningkatan berat badan ini belum diuji dengan statistik Paired T Test , alpha sebesar 5% (mentang-mentang lagi ngulang Statistika Inferensi), namun banyak yang percaya bahwa teori tersebut benar. Buktinya?
Setiap gua cerita ke teman kalo berat badan gua turun 5-7 kilo semenjak jadian, semua (literally semua) langsung dengan muka prihatin,"Yaampun San... Lu pacaran ga hepi ya?" dan komentar-komentar lain sejenisnya. Benar sekali saudara-saudara! Berat badan saya turun 5-7 kilo semenjak punya pacar! Dari 5* menjadi 5*. Pertanyaannya, apa benar gua ga bahagia makanya malah jadi turun berat sebanyak itu?
Sebelumnya mari coba dianalisa dulu kenapa orang pacaran berat badannya naik. Dugaan terbesar tentunya adalah karena semakin banyak makannya. Mungkin dulu semasa jomblo ngga ada yang diajak makan bareng jadi makannya ya segitu-segitu aja. Mungkin dulu semasa jomblo ngga ada yang diajak pergi nyobain tempat-tempat makan baru jadi ya makannya itu-itu aja. Mungkin dulu semasa jomblo kalo ada kepengen makan sesuatu yaudah turutin aja sendri, sementara kalo ada pacar ya pacar maunya makan apa jadi ikutan makan juga. Tentunya, semasa jomblo ngga ada tuh yang namanya monthversary , anniversary sehingga ngga ada perayaan yang dirayakan dengan makan-makan.
Gua sendiri kalo merhatiin teman-teman yang baru punya pacar memang kelihatan gendutan sih. Iyalah, tiap siang ato malam kebanyakan keluyuran naik mobil cari makan; martabak; soto; bubur; seafood, dll.

(http://audreyscookinglab.blogspot.com/2010/03/martabak-manis-indonesian-sweet-thick.html)
Lantas, ada apa dengan gua? Ada beberapa alasan.
1) Gua dan pacar kemana-mana jalan kaki, maksimal naik angkot. Ciumbuleuit-Gandok jalan kaki. Ciumbuleuit-DU jalan kaki. Ciumbuleuit-Setiabudi jalan kaki. Kemana-mana kalo bisa jalan kaki ya jalan kaki. Jadi, udah makan kenyang langsung terpakai energinya buat jalan kaki.
2) Gua emang dari sononya doyan olah raga, sementara pacar lebih gila lagi doyannya. Jadi pagi-pagi bukan nyari bubur bareng, nyari ketoprak bareng, tapi ke Saraga bareng lari pagi. Biasanya orang setelah lari pagi di Saraga melipir ke jajanan-jajanan yang setia menunggu di luar, sementara gua dan pacar langsung jalan kaki balik ke Ciumbuleuit. Iya, ngga naik angkot tapi jalan kaki bolak-balik Saraga-Ciumbuleuit.

(https://farm3.staticflickr.com/2312/2324903808_74280f0540.jpg)
3) Nah ini menurut gua alasan yang paling penting. Semenjak pacaran, konsumsi cemilan manis-manis, mi instan, dan segala makanan ngga sehat lainnya berkurang banyak. Makan mi instan dipatok oleh pacar cuma boleh sebulan sekali. Setiap beli cemilan manis dia cuma ngikut sambil ngeliatin kadang sambil geleng-geleng kepala. Kalo gua minta makan mi instan padahal jatah sebulan itu udah kepake, dia cuma jawab, "Terserah," yang ujung-ujungnya bikin gua ga jadi makan. Sama hal nya kalo siang misalnya udah makan roti manis, malamnya gua ngajak martabak, dia cuma jawab "Terserah," yang lagi-lagi berujung gua ga jadi makan. Teman-teman gua yang tau tentang gua jadi cuma boleh makan mi instan dll nya sebulan sekali berkomentar betapa galaknya sang pacar dan kenapa sih dia ngelarang-larang. Kira-kira kenapa ya?
Jawabannya: karena dia peduli dengan kesehatan gua, karena gua disayang :)
Sudah bukan rahasia lagi kalau mi instan tidak baik untuk kesehatan, bisa dicek di link-link berikut:
http://palingseru.com/23552/5-akibat-buruk-terlalu-banyak-makan-mie-instan
http://newslifestyle4u.blogspot.com/2013/06/10-bahaya-makan-mie-instant.html
http://www.kaskus.co.id/thread/5347b3da5bcb17d240000175/akibat-buruk-jika-terlalu-banyak-makan-mie-instan
Dia membiasakan gua untuk mengurangi konsumsi mi instan dan dia berhasil. Bulan Desember adalah bulan ke-3 gua nggak makan mi instan sama sekali :D
Dia membiasakan gua mengurangi makanan-makanan manis karena dia tau betapa doyannya gua makan makanan manis. Padahal kebanyakan makan manis berisiko tinggi merusak kesehatan, entah sekarang atau saat gua tua nanti. Contoh efek kebanyakan makan manis yang paling berbahaya adalah penyakit diabetes. Seperti apa itu penyakit diabetes, silahkan di-google sendiri dan lihat betapa menyeramkannya penyakit itu. Dia lebih menyarankan gua untuk makan buah kalau emang lagi pengen makan makanan manis.
Perbandingan dulu masih jomblo sama sekarang punya pacar jadi jelas perbedaannya. Dulu emang ga ada yang spesial diajak makan bareng, ujung-ujungnya kalo males gua tinggal ke Yogya borong coklat, borong cemilan, borong roti. Sekarang ga ada lagi tuh borong kayak begitu, yang ada harus makan yang bener. Dulu emang makannya di daerah Ciumbuleuit aja, sekarang kemana-kemana hayuk tapi banyak jalan kakinya. Perayaan-perayaan bulanan ada kok, ya kalo itu sih emang makan-makan sih hehehe..
Banyak hal yang udah dia lakuin untuk membuat gua jadi lebih sehat dan gua bersyukur akan semua itu. Dia melakukan itu bukan untuk sok galak, sok ngelarang-ngelarang, tapi karena memang dia peduli dengan kesehatan gua.
Jadi, bahagiakah?
YAAAAAAAAAA!
Buktinya? Sekarang gua menjalani hidup yang lebih sehat, lebih banyak olahraga, lebih banyak minum air putih, lebih banyak makan buah, dannnn hasilnya berat badan pun turun hurayyy !!!
Sekian dulu yaah post untuk kali ini, semoga yang baca jadi terdorong juga untuk hidup lebih sehat ya. Semoga pembaca yang jomblo juga bisa menemukan pacar ya amin ya hehehe.. Cheers for healthy living !!
Daagh~
P.S.: Terima kasih ya kamu !
Tuesday, August 5, 2014
REPOST: Akibat Bel Pertama (21 Sept 2010)
Udah sekian lama ga nulis cerita macem begini, jadi gua repost tulisan gua yg dulu aja ya hehehe.. Enjoy~
Alo !
Apa kabar temen2 mid semester matematika nya? wah, kalo gw, jangan ditanya. Tabu ngomongin ulangan setelah ulangan hahaha...
Eniwei, Senin kemaren kan kita mulai mid semester tuh, pelajaran pertama Agama kan ya kalo ga salah. Seperti biasa kalo pagi gw ke Kapel dulu, ngerumpi pagi2 (loh?!) . Waktu gw nyampe di depan Kapel, situasinya agak beda soalnya masing2 pd megang diktat agama, trus pasang muka serius. Padahal biasanya pagi2 masih muka beler ngantuk. Padahal juga biasanya mid semster agama mah, lewat, apa juga sih yang mau dipelajarin? Tapi kali ini beda. Udah pada tau diri krn udh kelas 3 kah? Ato krn berubahnya arti 'S' di kata SKS, dari 'semalem' jadi 'sejam' ? Hm, ga tau. (jayus)
Jadi gw, Yudith, Icil, Monic, Hera, kalo gak salah ada Saskia tapi gw lupa, trus ada Elson sm Deta. Belajar rame gtu lah. Pas terakhir2 gw disuruh yg lain buat ngoceh panjang lebar tentang agama, trus katanya terserah mau ngomong apa aja. Yaudah gw mulai ngoceh "Konsep diri itu blablabla was sew wos ada cara2nya blabla*^!@!&*^#*11689," Dan herannya, mereka menyimak gw. Padahal gw sendiri juga bingung ini gw ngomongin apaan yak? Belom lagi lama2 gw ngomongnya kebanyakan "Emm itu apa sih em itu loh!" belepotan banget. Dalam hati gw berharap teman2 tersayang gw itu nyaho ya gw ngomong apaan aja.
Pas bel masuk yang pertama bunyi, gak ada yang gerak. Entah krn ga denger apa krn terlalu serius belajar. Yang jelas pas bel kedua bunyi, tau2 pada panik semua beres2in buku segala macem, kenapa gak dr bel pertama bunyi aja ya? Apalagi kepanikan bel kedua itu berakibat ke gw untuk kemudiannya.
Namanya juga hari pertama mid semester, rasanya apa2 dipanikkin dan jd buru2 semua. Lagi2, gw masuk paling akhir di kelas, biasanya dengan muka gak berdosa, kali ini cukup panik karena nyaris salah masuk kelas (akibat 1)
Udah tuh kan duduk, taro tas di depan, masuk2in semua barang ke dalem tas, ngeluarin pensil, trus gw baru sadar pensil gw belom diraut! Bingung krn biasanya yang bawa rautan cuma si Bhima, tp dia di kelas sebelah. Tanya ke Wisnu, dia gak ada rautan. Buru2 ke meja Kezia nanyain rautan, untung dia ada. (akibat 2)
Pas lagi ngeraut, br kebaca jelas tulisan di pensilnya, 'HB' . Glekh. Dengan tampang stay cool gw tanya ke Wisnu dia ada pensil 2B apa enggak. Wisnu dengan enggan nunjukkin dia cuma punya 2 pensil, yg satu merek Faber-Castell, yg satunya sama2 ijo tapi udh gak jelas merek apa. Gwpun ambil yang merek gak jelas, tau dirilah gw masa minjem ngambilnya yang lebih bagus, yang penting 2B hehe.. (akibat 3)
Udah tuh duduk dengan tenang. Soal2 dibagiin, lembar jawaban (yang ternyata ga usah pake pensil -__-), gwpun mulai ngerjain dengan tentram. No 1? Lewat lah, gak ngerti. No 2? 4 petak sosial, oke gw ga nyatet yang itu. Lanjut dulu nomer 3 dst dst dst.
Lagi sibuk2nya ngerjain, tau2 si Wisnu ngoper kertas putih ke gw. Apa nih? Oh, kertas absensi. Gw pun dengan pede langsung ambil kertasnya, bolpen di tangan, daaan.. Bentar!Nomer peserta? Nomer peserta gw berapa??? Gw br inget td krn ke kelasnya buru2, gw lupa ngeliat daftar nomer ujian yang udh ketempel di depan pintu. (akibat 4)
Oke tulis nama dlu, Lucia Sandra. tanda tangan, sipp. Balik ke kolom nomer peserta. Gw amatin dan semua dimulai dari nomer '4', gw tulis deh. Kolom kedua, Wisnu yang nomer urutnya sebelom gw nulis angka '22', brarti gw '23' ya? Oke tulis '23'. Kolom berikutnya, semua nulis '1', gw ngikut juga, kolom berikutnya juga gw tulis sesuai yg lain nulis. Sembari ngisi itu kertas absensi, gw liat yg kelas 11 dan 10 udh ngumpulin kertas absensinya. Gw sebagai nomer terakhir di kelas, msi stuck ngisi nomer peserta sendiri -_-
Yang pertama gw tulis nomer peserta gw 4231954. Agak janggal, kok susah bener ya angkanya? Terus tip ex nomer '3' nya krn semua ternyata nulis '2', bukan si Wisnu doang haha.. Tip ex lagi nomer '9' karena Wisnu udh nulis '9' harusnya gw tulis '0'. Dengan nomer peserta 4221054, gw merasa yakin. Gw langsung ke depan nyerahin itu kertas absensi yang biasanya cuma butuh 30 detik ngisi, jd 4 menit krn pake tip ex segala. Begitu kasih ke pengawas, mereka ga ngomong apa2 dan gw tinggal. Dalem hati "Fiuuhh,"
Sesaat mencapai meja gw, Ada apaan nih? Kertas putih2 di atas meja gw? dalam hati gw bingung. Duduk di kursi, barulah gw amatin dan sadar, di itu kertas ternyata tertulis;
Nama peserta: Lucia Sandra
Nomor peserta: 4221054
... hening, dan gw sadar gw telah ngabisin waktu 3 menit lebih 30 detik dengan dodolnya. Dan herannya lagi, gw kan udh 2 tahun lebih di Gonz, udh berkali2 ikut tes, kenapa bisa.... ?
Pesan moral:
Kalo udh bunyi bel pertama masuk deh ke kelas, jangan pas bel kedua br panikan, krn ternyata bisa mengakibatkan kedodolan (ato gw doang ye?) Hm.
Alo !
Apa kabar temen2 mid semester matematika nya? wah, kalo gw, jangan ditanya. Tabu ngomongin ulangan setelah ulangan hahaha...
Eniwei, Senin kemaren kan kita mulai mid semester tuh, pelajaran pertama Agama kan ya kalo ga salah. Seperti biasa kalo pagi gw ke Kapel dulu, ngerumpi pagi2 (loh?!) . Waktu gw nyampe di depan Kapel, situasinya agak beda soalnya masing2 pd megang diktat agama, trus pasang muka serius. Padahal biasanya pagi2 masih muka beler ngantuk. Padahal juga biasanya mid semster agama mah, lewat, apa juga sih yang mau dipelajarin? Tapi kali ini beda. Udah pada tau diri krn udh kelas 3 kah? Ato krn berubahnya arti 'S' di kata SKS, dari 'semalem' jadi 'sejam' ? Hm, ga tau. (jayus)
Jadi gw, Yudith, Icil, Monic, Hera, kalo gak salah ada Saskia tapi gw lupa, trus ada Elson sm Deta. Belajar rame gtu lah. Pas terakhir2 gw disuruh yg lain buat ngoceh panjang lebar tentang agama, trus katanya terserah mau ngomong apa aja. Yaudah gw mulai ngoceh "Konsep diri itu blablabla was sew wos ada cara2nya blabla*^!@!&*^#*11689," Dan herannya, mereka menyimak gw. Padahal gw sendiri juga bingung ini gw ngomongin apaan yak? Belom lagi lama2 gw ngomongnya kebanyakan "Emm itu apa sih em itu loh!" belepotan banget. Dalam hati gw berharap teman2 tersayang gw itu nyaho ya gw ngomong apaan aja.
Pas bel masuk yang pertama bunyi, gak ada yang gerak. Entah krn ga denger apa krn terlalu serius belajar. Yang jelas pas bel kedua bunyi, tau2 pada panik semua beres2in buku segala macem, kenapa gak dr bel pertama bunyi aja ya? Apalagi kepanikan bel kedua itu berakibat ke gw untuk kemudiannya.
Namanya juga hari pertama mid semester, rasanya apa2 dipanikkin dan jd buru2 semua. Lagi2, gw masuk paling akhir di kelas, biasanya dengan muka gak berdosa, kali ini cukup panik karena nyaris salah masuk kelas (akibat 1)
Udah tuh kan duduk, taro tas di depan, masuk2in semua barang ke dalem tas, ngeluarin pensil, trus gw baru sadar pensil gw belom diraut! Bingung krn biasanya yang bawa rautan cuma si Bhima, tp dia di kelas sebelah. Tanya ke Wisnu, dia gak ada rautan. Buru2 ke meja Kezia nanyain rautan, untung dia ada. (akibat 2)
Pas lagi ngeraut, br kebaca jelas tulisan di pensilnya, 'HB' . Glekh. Dengan tampang stay cool gw tanya ke Wisnu dia ada pensil 2B apa enggak. Wisnu dengan enggan nunjukkin dia cuma punya 2 pensil, yg satu merek Faber-Castell, yg satunya sama2 ijo tapi udh gak jelas merek apa. Gwpun ambil yang merek gak jelas, tau dirilah gw masa minjem ngambilnya yang lebih bagus, yang penting 2B hehe.. (akibat 3)
Udah tuh duduk dengan tenang. Soal2 dibagiin, lembar jawaban (yang ternyata ga usah pake pensil -__-), gwpun mulai ngerjain dengan tentram. No 1? Lewat lah, gak ngerti. No 2? 4 petak sosial, oke gw ga nyatet yang itu. Lanjut dulu nomer 3 dst dst dst.
Lagi sibuk2nya ngerjain, tau2 si Wisnu ngoper kertas putih ke gw. Apa nih? Oh, kertas absensi. Gw pun dengan pede langsung ambil kertasnya, bolpen di tangan, daaan.. Bentar!Nomer peserta? Nomer peserta gw berapa??? Gw br inget td krn ke kelasnya buru2, gw lupa ngeliat daftar nomer ujian yang udh ketempel di depan pintu. (akibat 4)
Oke tulis nama dlu, Lucia Sandra. tanda tangan, sipp. Balik ke kolom nomer peserta. Gw amatin dan semua dimulai dari nomer '4', gw tulis deh. Kolom kedua, Wisnu yang nomer urutnya sebelom gw nulis angka '22', brarti gw '23' ya? Oke tulis '23'. Kolom berikutnya, semua nulis '1', gw ngikut juga, kolom berikutnya juga gw tulis sesuai yg lain nulis. Sembari ngisi itu kertas absensi, gw liat yg kelas 11 dan 10 udh ngumpulin kertas absensinya. Gw sebagai nomer terakhir di kelas, msi stuck ngisi nomer peserta sendiri -_-
Yang pertama gw tulis nomer peserta gw 4231954. Agak janggal, kok susah bener ya angkanya? Terus tip ex nomer '3' nya krn semua ternyata nulis '2', bukan si Wisnu doang haha.. Tip ex lagi nomer '9' karena Wisnu udh nulis '9' harusnya gw tulis '0'. Dengan nomer peserta 4221054, gw merasa yakin. Gw langsung ke depan nyerahin itu kertas absensi yang biasanya cuma butuh 30 detik ngisi, jd 4 menit krn pake tip ex segala. Begitu kasih ke pengawas, mereka ga ngomong apa2 dan gw tinggal. Dalem hati "Fiuuhh,"
Sesaat mencapai meja gw, Ada apaan nih? Kertas putih2 di atas meja gw? dalam hati gw bingung. Duduk di kursi, barulah gw amatin dan sadar, di itu kertas ternyata tertulis;
Nama peserta: Lucia Sandra
Nomor peserta: 4221054
... hening, dan gw sadar gw telah ngabisin waktu 3 menit lebih 30 detik dengan dodolnya. Dan herannya lagi, gw kan udh 2 tahun lebih di Gonz, udh berkali2 ikut tes, kenapa bisa.... ?
Pesan moral:
Kalo udh bunyi bel pertama masuk deh ke kelas, jangan pas bel kedua br panikan, krn ternyata bisa mengakibatkan kedodolan (ato gw doang ye?) Hm.
Monday, August 4, 2014
Kasur, Buku, dan Olah Raga
Hola kamu! Siapapun yang lagi baca blog ini, I hope you have an amazing day :)
Sejauh ini gua nyoba ngisi liburan ini dengan hal bermanfaat, so far yang gua lakuin adalah baca buku. Ada dua buku, yang pertama judulnya Lords of Finance
Sejujurnya gua baru mulai baca buku ini lagi hari ini hehe.. Sebelomnya udah baca tiga bab pertama tapi terhenti karena kesibukan kuliah. Karena udah kelamaan ngga baca, akhirnya hari ini gua baca lagi dari awal untuk nge-refresh ingatan hahaha. Belom selesai jadi belom bisa gua ceritain gimana keempat bankir itu bisa menyebabkan The Great Depression. I think it's an interesting book anyway, it tells history in an exciting way.
Buku kedua judulnya Nice Girls Don't Get Rich: 75 Kesalahan Perempuan dalam Mengelola Uang. I know the title sounds cliche.
Gua dikasih buku ini sama Nyokap, dia udah nyuruh baca dari berbulan-bulan lalu. Lagi-lagi baru sekarang kesentuh karena sebelomnya sibuk kuliah huhu.. Baru enam kesalahan yang udah gua baca jadi belom bisa gua simpulin apakah buku ini benar bermanfaat atau engga.
Selain dua buku ini, sebenernya berencana untuk nyentuh buku-buku belajar bahasa Mandarin lagi. Tapi.... mood itu tak kunjung datang :( maybe tomorrow~
Trus ngapain lagi ya gua.... Di kasur, depan laptop (kayak sekarang). One thing that concerns me: sepertinya menggendut hahaha.. Ya ya ya gua tau cewek emang ribet kalo udah soal berat badan. Ngeluh ngeluh, tapi kebanyakan ga ngapa-ngapain juga. Kayak gua HAHA. I do exercise, cuman gatau apalah sebanding dengan semua cemilan-cemilan yang masuk badan hahaha (ini ketawa sambil nangis).
Padahal sebelom liburan ini, pacar (iya, puji Tuhan sekarang udah punya) udah pesen supaya gua sering-sering olah raga. Dia bahkan bilang ntar akhir liburan kita liat perubahan bentuk tubuh mana yang paling oke. Masalahnya.. dia pergi naik gunung sementara gua tidur-tiduran di kasur... Jadi..... Ya.... Kita doakan aja ada keajaiban ya.....
Sekian dulu deh~
See you in the next post! :D
Monday, May 26, 2014
Di Penghujung Semester Enam
In the end of my sixth semester, let's just say I've experienced a lot of organizational activities run by my fellow university friends. Sudah banyak mengecap sama yang namanya kegiatan kemahasiswaan.
Dipaksa untuk melebur menjadi satu dengan teman-teman seangkatan, udah. Ngebuat acara angkatan untuk menyenangkan masyrakat program studi, udah. Masih juga dimarahin setelah ngebuat acara itu, udah. Mondar-mandir Ciumbuleuit cari sponsor, udah. Nongkrongin danus buat cari dana sampe dicap doyan jualan, udah. Turut kontribusi sama acara paling kece dan bergengsi di TI, udah. Mencoba masuk ke lembaga tertinggi di PM Unpar, udah. Merasakan politik, udah. Ketipu politik, udah. Nerima berbagai kritikan, udah. Nerima berbagai ancaman, udah. Saling bahu membahu untuk mencapai suatu tujuan bersama, udah banget.
I've met and known a lot of people. Mahasiswa. Literally berbagai macam semuanya. Bertemu merekalah yang bikin perjalanan gua di segala kegiatan kemahasiswaan jadi nggak membosankan.
Kembali lagi, ini udah di penghujung semester enam gua, which means very soon the last year in my university life will come. Tahun terakhir ini akan lebih gua fokuskan untuk studi gua sendiri. Rekapan akhir gua mengenai mahasiswa setelah melewati berbagai pengalaman itu adalah... Banyak memang mahasiswa yang kritis. Punya ide. Punya pemikiran bagus. Punya pandangan yang menarik. Tapi semua itu nggak berguna kalo cuma berhenti sampai situ. Ya. Jadi mahasiswa kritis memang bagus, harus bahkan, tapi lebih penting lagi untuk jadi mahasiswa yang solutif.
Pikiran yang kritis membantu kita memahami masalah. Cukup kah sampai situ? Tidak tentunya. Masalah ada untuk diselesaikan. Maka dari itu butuh solusi, butuh daya pikir yang solutif.
Banyak kebaikan yang udah gua lihat dari teman-teman seumuran gua itu. Gua percaya Indonesia bisa jadi lebih baik ketika penerusnya adalah seperti mereka. Sayangnya banyak juga kebobrokan yang udah gua lihat, membuat gua takut untuk membayangkan gimana Indonesia ke depannya ketika penerusnya adalah seperti mereka.
But then again, setelah berkali-kali dengerin lagu Man In The Mirror nya Michael Jackson yang di-cover sama James Morrison, we've got to change ourselves first before we can make a better change for the world (in this case I refer to our beloved country, Indonesia). Seringkali mereka yang sudah kritis maupun solutif itu kurang atau bahkan lupa berkaca sama diri mereka sendiri. Sudah sebaik apakah mereka? Sudah sebaik apakah SAYA? Pernyataan sudah sebaik apakah SAYA itu BUKAN utnuk menjadi penghalang kita merasa rendah diri untuk berpikir kritis dan solutif, tapi buat kita jangan pernah lupa juga untuk memperbaiki diri sendiri juga.
Maka disini solusi yang gua tawarkan adalah gua akan mengubah diri gua sendiri jadi yang lebih baik lagi. Belajar lebih rajin biar IP makin bagus. Kaga males-malesan. Menghargai orang lain. Dan seterusnya dan seterusnya.
Begitu juga dengan kamu yang baca ya.
Seandainya ada mahasiswa baru yang baca ini, terjunlah ke kegiatan kemahasiswaan. 100% guaranteed you will never regret what will come to you. Cuman ya sebagai calon tetua muda di kegiatan perkuliahan juga saya pesan jangan lupa belajarnya ya adek-adek. Inget tiket masuk buat cari kerja adalah IPK bagus. Gimana kita bertahan di dalamnya baru berdasarkan kepribadian kita sendiri, yang bisa kita kembangin dari kegiatan kemahasiswaan itu. Namun, gimana mau membuktikkan kepribadian kita kalo masuknya aja ngga bisa? Kalo tiket masuknya kita ga punya?
Sekian curahan hati dan pikiran saya untuk pagi yang cukup random ini. See ya guys.
Dipaksa untuk melebur menjadi satu dengan teman-teman seangkatan, udah. Ngebuat acara angkatan untuk menyenangkan masyrakat program studi, udah. Masih juga dimarahin setelah ngebuat acara itu, udah. Mondar-mandir Ciumbuleuit cari sponsor, udah. Nongkrongin danus buat cari dana sampe dicap doyan jualan, udah. Turut kontribusi sama acara paling kece dan bergengsi di TI, udah. Mencoba masuk ke lembaga tertinggi di PM Unpar, udah. Merasakan politik, udah. Ketipu politik, udah. Nerima berbagai kritikan, udah. Nerima berbagai ancaman, udah. Saling bahu membahu untuk mencapai suatu tujuan bersama, udah banget.
I've met and known a lot of people. Mahasiswa. Literally berbagai macam semuanya. Bertemu merekalah yang bikin perjalanan gua di segala kegiatan kemahasiswaan jadi nggak membosankan.
Kembali lagi, ini udah di penghujung semester enam gua, which means very soon the last year in my university life will come. Tahun terakhir ini akan lebih gua fokuskan untuk studi gua sendiri. Rekapan akhir gua mengenai mahasiswa setelah melewati berbagai pengalaman itu adalah... Banyak memang mahasiswa yang kritis. Punya ide. Punya pemikiran bagus. Punya pandangan yang menarik. Tapi semua itu nggak berguna kalo cuma berhenti sampai situ. Ya. Jadi mahasiswa kritis memang bagus, harus bahkan, tapi lebih penting lagi untuk jadi mahasiswa yang solutif.
Pikiran yang kritis membantu kita memahami masalah. Cukup kah sampai situ? Tidak tentunya. Masalah ada untuk diselesaikan. Maka dari itu butuh solusi, butuh daya pikir yang solutif.
Banyak kebaikan yang udah gua lihat dari teman-teman seumuran gua itu. Gua percaya Indonesia bisa jadi lebih baik ketika penerusnya adalah seperti mereka. Sayangnya banyak juga kebobrokan yang udah gua lihat, membuat gua takut untuk membayangkan gimana Indonesia ke depannya ketika penerusnya adalah seperti mereka.
But then again, setelah berkali-kali dengerin lagu Man In The Mirror nya Michael Jackson yang di-cover sama James Morrison, we've got to change ourselves first before we can make a better change for the world (in this case I refer to our beloved country, Indonesia). Seringkali mereka yang sudah kritis maupun solutif itu kurang atau bahkan lupa berkaca sama diri mereka sendiri. Sudah sebaik apakah mereka? Sudah sebaik apakah SAYA? Pernyataan sudah sebaik apakah SAYA itu BUKAN utnuk menjadi penghalang kita merasa rendah diri untuk berpikir kritis dan solutif, tapi buat kita jangan pernah lupa juga untuk memperbaiki diri sendiri juga.
Maka disini solusi yang gua tawarkan adalah gua akan mengubah diri gua sendiri jadi yang lebih baik lagi. Belajar lebih rajin biar IP makin bagus. Kaga males-malesan. Menghargai orang lain. Dan seterusnya dan seterusnya.
Begitu juga dengan kamu yang baca ya.
Seandainya ada mahasiswa baru yang baca ini, terjunlah ke kegiatan kemahasiswaan. 100% guaranteed you will never regret what will come to you. Cuman ya sebagai calon tetua muda di kegiatan perkuliahan juga saya pesan jangan lupa belajarnya ya adek-adek. Inget tiket masuk buat cari kerja adalah IPK bagus. Gimana kita bertahan di dalamnya baru berdasarkan kepribadian kita sendiri, yang bisa kita kembangin dari kegiatan kemahasiswaan itu. Namun, gimana mau membuktikkan kepribadian kita kalo masuknya aja ngga bisa? Kalo tiket masuknya kita ga punya?
Sekian curahan hati dan pikiran saya untuk pagi yang cukup random ini. See ya guys.
REMEMBER TO FIX OURSELVES!
Thursday, April 17, 2014
Repost: Kumpulan Chat Absurd
Actually written on 25th July 2011,
bikin kangen temen2 SMA :")
well then enjoy!
Ini adalah kumpulan chat yg bisa bikin gua ketawa bacanya lagi, meski emang rada absurd sih.
Chat yg ini berawal dr PM MSN gua sehari seblom SIMAK. Gua nulis begini,"Kyaaa besok kyaaaa,". Then temen gua yg namanya Bhima itu menyapa,
bhima atmadja: kyaaaa sukses kyaaaa
bhima atmadja: god bless youu kyaaaa
bhima atmadja: do your best kyaaaa
lucia sandra: aminnn kyaaaaa
lucia sandra: thankyoou kyaaaa
lucia sandra: hahahah kyaaa
bhima atmadja: kyaaaaaaa kasi kabar baik ya ntar kyaaa
lucia sandra: kyaaa okeyy dehhh kyaaaa
lucia sandra: doain yaa kyaaa
bhima atmadja: (Y) !!!!!
bhima atmadja: iya kyaaaa pasti kyaaa
lucia sandra: :D:D:D:D:D
bhima atmadja: :D
Chat yang berikut ini terjadi 2 hari seblom mau ngasih surprise ke teman gua Yudith. Gua sm Icil lg bikin rencana. Lalu kita sadar klo blom minta ijin ke nyokapnya Yudith, kemudian kitapun mulai panik gimana dapetin nomer hape nyokapnya.
priscilla winata: siapakah yg deket sm nyokapnya yudith
lucia sandra: ..... Yudith....
priscilla winata: .....................
priscilla winata: oke kita tanya yudith aja yuk
priscilla winata: hahahah
HAHA. Saking desperate nya kali ya.
And last, terkadang dr chat2 sm temen2 gua, gua kadang menyadari klo gua suka agak dodol.
Randityo Suryoputro: Lucyyyyyy
lucia sandra: that's not my name! That's not my name! That's not my! Name !
lucia sandra: (lagunya Avril)
Randityo Suryoputro: Itu lagunya the ting tings dodol
hehe.. sekian post singkatnya.. klo ada chat yg kocak lagi, semoga menyusul. see ya! :)
bikin kangen temen2 SMA :")
well then enjoy!
Ini adalah kumpulan chat yg bisa bikin gua ketawa bacanya lagi, meski emang rada absurd sih.
Chat yg ini berawal dr PM MSN gua sehari seblom SIMAK. Gua nulis begini,"Kyaaa besok kyaaaa,". Then temen gua yg namanya Bhima itu menyapa,
bhima atmadja: kyaaaa sukses kyaaaa
bhima atmadja: god bless youu kyaaaa
bhima atmadja: do your best kyaaaa
lucia sandra: aminnn kyaaaaa
lucia sandra: thankyoou kyaaaa
lucia sandra: hahahah kyaaa
bhima atmadja: kyaaaaaaa kasi kabar baik ya ntar kyaaa
lucia sandra: kyaaa okeyy dehhh kyaaaa
lucia sandra: doain yaa kyaaa
bhima atmadja: (Y) !!!!!
bhima atmadja: iya kyaaaa pasti kyaaa
lucia sandra: :D:D:D:D:D
bhima atmadja: :D
Chat yang berikut ini terjadi 2 hari seblom mau ngasih surprise ke teman gua Yudith. Gua sm Icil lg bikin rencana. Lalu kita sadar klo blom minta ijin ke nyokapnya Yudith, kemudian kitapun mulai panik gimana dapetin nomer hape nyokapnya.
priscilla winata: siapakah yg deket sm nyokapnya yudith
lucia sandra: ..... Yudith....
priscilla winata: .....................
priscilla winata: oke kita tanya yudith aja yuk
priscilla winata: hahahah
HAHA. Saking desperate nya kali ya.
And last, terkadang dr chat2 sm temen2 gua, gua kadang menyadari klo gua suka agak dodol.
Randityo Suryoputro: Lucyyyyyy
lucia sandra: that's not my name! That's not my name! That's not my! Name !
lucia sandra: (lagunya Avril)
Randityo Suryoputro: Itu lagunya the ting tings dodol
hehe.. sekian post singkatnya.. klo ada chat yg kocak lagi, semoga menyusul. see ya! :)
What I Like When I come Home
Hal menyenangkan dari pulang ke rumah:
1) Buka kulkas. Menemukan banyak biskuit, snack, roti, cemilan, dan tentunya never ending chocolate. Seriously, my home never runs out of chocolate!
2) Dapet ceramahan dari Nyokap. Ceramah dan nasihat dari Nyokap selalu yang paling kena dan selalu berhasil mengembalikkan gua ke jalan yang benar. She always reminds me of my dreams, things I have to achieve, my future, and of course, the power of Prayers.
3) Bertemu dengan piano tercinta.
4) Berbagi lagu sama Bokap. Out of many common things like, music is still number one!
Dan hari ini ada kejadian lucu berkaitan dengan poin nomor 4. Ceritanya nih beberapa minggu ke belakang ini gua lagi tergali-gali, tergila-gila maksudnya, sama John Legend. Nggak ngerti lagi kenapa suaranya enak banget dan lagu-lagu dia juga bagus-bagus. Nah salah satu lagu dari album Love In The Future yang paling gua suka adalah All Of Me. Mungkin kalian yang baca (kalo ada), pasti tau lagu itu soalnya lagi lumayan nge-hits juga lagunya.
Saking sukanya sama itu lagu, hari ini berkali-kali dengerin dan di rumah berkali-kali mainin.
Seperti biasa, kalo ketemu Bokap di hari pertama adalah kita saling nge-share lagu yang lagi kita demen. Begitu dia pulang, dia langsung menuju komputer sementara gua di luar nonton TV. And the first song he played (which means it is the song he currently likes the most and the first song he wanted to show to me), was All Of Me - John Legend.
Spontan langsung bangkit dari sofa dan langsung lari ke komputer sambil nyerocos, "Gilaa Pa!! Aku juga lagi demen lagu iniii hahaha,"
Bokap juga ngga ngira. Dia ikutan ketawa2 sambil ngomong "Oh iyaa?"
"Sehati banget kita emang, Pa" trus kita toss-toss an.
Oh well, we really do have the Father-Daughter strong bond after all ! ;)
1) Buka kulkas. Menemukan banyak biskuit, snack, roti, cemilan, dan tentunya never ending chocolate. Seriously, my home never runs out of chocolate!
2) Dapet ceramahan dari Nyokap. Ceramah dan nasihat dari Nyokap selalu yang paling kena dan selalu berhasil mengembalikkan gua ke jalan yang benar. She always reminds me of my dreams, things I have to achieve, my future, and of course, the power of Prayers.
3) Bertemu dengan piano tercinta.
4) Berbagi lagu sama Bokap. Out of many common things like, music is still number one!
Dan hari ini ada kejadian lucu berkaitan dengan poin nomor 4. Ceritanya nih beberapa minggu ke belakang ini gua lagi tergali-gali, tergila-gila maksudnya, sama John Legend. Nggak ngerti lagi kenapa suaranya enak banget dan lagu-lagu dia juga bagus-bagus. Nah salah satu lagu dari album Love In The Future yang paling gua suka adalah All Of Me. Mungkin kalian yang baca (kalo ada), pasti tau lagu itu soalnya lagi lumayan nge-hits juga lagunya.
Saking sukanya sama itu lagu, hari ini berkali-kali dengerin dan di rumah berkali-kali mainin.
Seperti biasa, kalo ketemu Bokap di hari pertama adalah kita saling nge-share lagu yang lagi kita demen. Begitu dia pulang, dia langsung menuju komputer sementara gua di luar nonton TV. And the first song he played (which means it is the song he currently likes the most and the first song he wanted to show to me), was All Of Me - John Legend.
Spontan langsung bangkit dari sofa dan langsung lari ke komputer sambil nyerocos, "Gilaa Pa!! Aku juga lagi demen lagu iniii hahaha,"
Bokap juga ngga ngira. Dia ikutan ketawa2 sambil ngomong "Oh iyaa?"
"Sehati banget kita emang, Pa" trus kita toss-toss an.
Oh well, we really do have the Father-Daughter strong bond after all ! ;)
Friday, March 7, 2014
Hello 2014-I'm almost Legal
Ya ya ya, saya tau ini udah memasuki bulan ke-3 di tahun 2014 ini dan baru nge-post sekarang. Bukannya ga mau nge-post loh, cuman memang lagi nggak ada inspirasi dan.... nggak sempet :") hahaha.. But then I remember what my Dad once said,"It is better late than never," so yeah, here goes the first post in 2014!
Ceritanya sih, cuman lagi pengen cerita aja bagaimana kehidupan keseharian gua sekarang ini.
Semester ini jujur semester yang paling berat yang pernah gua lewati. Bahkan dari awal tahun, menyambut semester ini aja ada rasa takut yang tersisip. Kenapa? Di semester ini, ada 4 buah praktikum. Keempatnya selalu ada tes awal/akhir (which means every week there will always be a quiz). Keempatnya harus bikin laporan. Tiga dari empat ada jam asistensi di luar jam praktikum. Dan yang paling bikin mumet adalah..... semua kelompok isi anggotanya beda-beda :") Belum kelompok-kelompok lain di luar praktikum. Huft.
Hidup sekarang bener-bener cuma Unpar-base camp nugas di Bukit Indah. Pulang ke Bukit Sastra hanya buat tidur, mandi, cabut lagi. Bahkan sempet dua malam nggak tidur di kosan demi ngerjain tugas.
Begitulah, semester ini meski cuma 18 SKS, tapi kenyataannya udah kayak 24 SKS hahaha..
Selain soal akademik, hal yang non-akademik juga selalu ada di pikiran. PUPM 2014 sudah semakin dekat. Tanggung jawab gua disini juga cukup besar dan tentunya tidak main-main.
Other than those things going on in my life since this early year, some others also happened:
1) New Zealand. Seriously the BEST part of 2014. Seriously one of the best thing ever happen in my life. Never thought I had gone to the most beautiful country in the world in this early age. Never thought I could see it all with my own eyes. Never thought how beautiful this Earth really is. I miss my time in New Zealand so so much, and I promise myself I AM GOING TO GO THERE AGAIN, next time with my own money, next time I'll be the one paying all the cost for my Mom and Dad. Thank You, God, a million zillion times, Thank You.
2) Sebenarnya baru terjadi dua hari lalu, juara 1 POR TI. Sangat sangat bangga sama tim futsal putri 2011. Sekarang udah punya dua piala wuhuuu hahaha.. Next big thing: Parahyangan Sport Combat!
3) Mengenal yang namanya Wingz oh Wingz. Iya gua tau namanya alay. Tapi chicken wings disana rasanya sama sekali ga alay. NIKMAT coy! Ayamnya... Crispy-nya.... Bumbunya.... Hadeh..! Sedang menjadi rutinitas untuk makan malam disana tiap minggu. Semua ini terjadi berkat ciwi-ciwi menemukan tempat ini hahaha..
4) Bertemu dengan my big bro :)) Setelah 1 tahun ngga ketemu sama sekali. And this time we (Mom and I) were the ones who visited him in Australia. Even though we only got 72 hours to spend time with him, still those 72 hours were so precious :") I am really looking forward to meet him again, probably this December or next year.
5) Kamu! (Siapa kamu? ya yang itu tuh, yang bikin gua jalan kaki terus hahaha). Yea since 5 is my favorite number, so you're my favorite thing (person, actually) going on in 2014.
6) IPK meningkat! Berhasil membuktikkan walau sibuk organisasi ternyata bisa juga IPK ningkat, lumayan jauh pula :D
Begitulah, 2014. Berasa sangat cepat waktu berjalan. Dannn semakin mendekati bulan Juni dimana tahun ini gua akan berumur 21 tahun , atau yang orang-orang bilang umur legal. Can I make my wish list here? Bisa dong ya.
1) Ke Bali bersama teman-teman kuliah tercinta. We only have a short time left together, and even imagining my life without you guys can make me feel sick. So with the time left, going to use it well!
2) Tas ransel baru. Asli tas Puma tercinta sekarang sudah terlalu rapuh dan bahkan udah bolong hahaha.. Sekarang sih all my eyes lagi into billytailored bags, check it out here! Kualitas bagus, merk Indonesia, model juga oke.
udah sih itu aja hahaha yg butuh-butuh saja.
sekian dari saya malam (subuh) ini. Waktu sudah menunjukkan pukul 01:20 dan jam 09:00 nanti praktikum Otomasi menanti. See ya guys, see ya soon!
May 2014 be a good year for all of us :)
Ceritanya sih, cuman lagi pengen cerita aja bagaimana kehidupan keseharian gua sekarang ini.
Semester ini jujur semester yang paling berat yang pernah gua lewati. Bahkan dari awal tahun, menyambut semester ini aja ada rasa takut yang tersisip. Kenapa? Di semester ini, ada 4 buah praktikum. Keempatnya selalu ada tes awal/akhir (which means every week there will always be a quiz). Keempatnya harus bikin laporan. Tiga dari empat ada jam asistensi di luar jam praktikum. Dan yang paling bikin mumet adalah..... semua kelompok isi anggotanya beda-beda :") Belum kelompok-kelompok lain di luar praktikum. Huft.
Hidup sekarang bener-bener cuma Unpar-base camp nugas di Bukit Indah. Pulang ke Bukit Sastra hanya buat tidur, mandi, cabut lagi. Bahkan sempet dua malam nggak tidur di kosan demi ngerjain tugas.
Begitulah, semester ini meski cuma 18 SKS, tapi kenyataannya udah kayak 24 SKS hahaha..
Selain soal akademik, hal yang non-akademik juga selalu ada di pikiran. PUPM 2014 sudah semakin dekat. Tanggung jawab gua disini juga cukup besar dan tentunya tidak main-main.
Other than those things going on in my life since this early year, some others also happened:
1) New Zealand. Seriously the BEST part of 2014. Seriously one of the best thing ever happen in my life. Never thought I had gone to the most beautiful country in the world in this early age. Never thought I could see it all with my own eyes. Never thought how beautiful this Earth really is. I miss my time in New Zealand so so much, and I promise myself I AM GOING TO GO THERE AGAIN, next time with my own money, next time I'll be the one paying all the cost for my Mom and Dad. Thank You, God, a million zillion times, Thank You.
2) Sebenarnya baru terjadi dua hari lalu, juara 1 POR TI. Sangat sangat bangga sama tim futsal putri 2011. Sekarang udah punya dua piala wuhuuu hahaha.. Next big thing: Parahyangan Sport Combat!
3) Mengenal yang namanya Wingz oh Wingz. Iya gua tau namanya alay. Tapi chicken wings disana rasanya sama sekali ga alay. NIKMAT coy! Ayamnya... Crispy-nya.... Bumbunya.... Hadeh..! Sedang menjadi rutinitas untuk makan malam disana tiap minggu. Semua ini terjadi berkat ciwi-ciwi menemukan tempat ini hahaha..
4) Bertemu dengan my big bro :)) Setelah 1 tahun ngga ketemu sama sekali. And this time we (Mom and I) were the ones who visited him in Australia. Even though we only got 72 hours to spend time with him, still those 72 hours were so precious :") I am really looking forward to meet him again, probably this December or next year.
5) Kamu! (Siapa kamu? ya yang itu tuh, yang bikin gua jalan kaki terus hahaha). Yea since 5 is my favorite number, so you're my favorite thing (person, actually) going on in 2014.
6) IPK meningkat! Berhasil membuktikkan walau sibuk organisasi ternyata bisa juga IPK ningkat, lumayan jauh pula :D
Begitulah, 2014. Berasa sangat cepat waktu berjalan. Dannn semakin mendekati bulan Juni dimana tahun ini gua akan berumur 21 tahun , atau yang orang-orang bilang umur legal. Can I make my wish list here? Bisa dong ya.
1) Ke Bali bersama teman-teman kuliah tercinta. We only have a short time left together, and even imagining my life without you guys can make me feel sick. So with the time left, going to use it well!
2) Tas ransel baru. Asli tas Puma tercinta sekarang sudah terlalu rapuh dan bahkan udah bolong hahaha.. Sekarang sih all my eyes lagi into billytailored bags, check it out here! Kualitas bagus, merk Indonesia, model juga oke.
udah sih itu aja hahaha yg butuh-butuh saja.
sekian dari saya malam (subuh) ini. Waktu sudah menunjukkan pukul 01:20 dan jam 09:00 nanti praktikum Otomasi menanti. See ya guys, see ya soon!
May 2014 be a good year for all of us :)
Wednesday, December 11, 2013
Negativity
Dua minggu menuju Hari Natal! Hahaha so so so so damn excited therefore I have to put it first in this post. Although this one has nothing to do with Christmas day.
Negativity.
Coba direnungkan dulu, dalam satu hari, berapa kali kita berpikir negatif? Kepada masa lalu, masa depan, masa sekarang, peristiwa, teman, dosen, keluarga, bahkan orang yang tidak kamu kenal sekalipun? Gua sih, jujur, sering. Sering men-judge juga sering di-judge demikian. Kenapa sih kali ini lagi-lagi gua membahas sesuatu yang jelek? (Andddd there's the negative thought)
Sedikit cerita aja mengenai semalam. Gua adalah salah seorang penggemar hal-hal berbau teknologi, gadget, yah yang semacamnya lah. Maka dari itu, kalo ketemu sesuatu yang keren, dengan sangat wajar gua akan hyped up. Contoh: semalam gua iseng-iseng nyari 'today airplane traffic' di Google. Kenapa? Karena semalam Bokap gua dalam perjalanan pulang dari Dubai naik pesawat. The result from Google was not only yesterday' airplane traffic, but there's something even better. Check this out: www.flightradar24.com
Ternyata dari web itu, kita bisa secara langsung mantau pergerakan pesawat di seluruh dunia. Kita bisa tau jadwal arrival dan departure dari bandar udara di seluruh dunia. Info tentang pesawat itu sendiri juga ada bahkan. And the most amazing is... we can see live from the cockpit view! Hal yang bahkan kalo jadi penumpang di pesawat itupun kita ga bisa liat. Mungkin memang gua yang norak, katrok, atau kampungan, tapi gua bener-bener baru tau tentang keberadaan web ini.
Saking excitednya gua, gua mengabari Nyokap tentang keberadaan web ini. SMS ke kedua HP nya, BBM, tapi ga ada satupun yang dibales. Akhirnya gua telfon, kurang lebih pukul 10 malam saat itu. Nyokap ngangkat.
S: Ma di rumah bisa konek internet ngga?
M: Bisa, kenapa?
S: Buka web yang ada di SMS aku deh,
M: Kenapa emang? Tentang apa?
S: Tentang pesawatnya Papa
M: Apa?? Kenapa pesawatnya???
Dannnnnn malah Nyokap gua shock, panik, dikira terjadi sesuatu. Setelah gua jelasin isi web nya apa, malah dibalik pernyataannya: Sandra suka parno-an, nggak percaya-an, khawatir tingkat tinggi, and worse; ga percaya sama Tuhan.
I was like.. Whaaaaaaaaaaaaat?
Jauh, jauh, jauh, jauh sekali dari tujuan awal gua mengabari tentang web tersebut.
Di akhir pembicaraan, Nyokap nyuruh gua untuk berdoa.
Oke, gua mengakui gua memang ada salah. 1) Malem-malem baru nelfon (ya sebenernya sih karena gua juga baru tau soal itu sesaat sebelum nelfon, coba kalo taunya pagi, ya nelfonnya pagi) 2) Pernyataan gua kurang jelas di awal tentang web itu, malahan menimbulkan pemikiran negatif.
Itu cerita tentang Nyokap. Ini cerita pembicaraan gua sama Bokap (yang sudah sampai semalam dalam keadaan selamat sehat walafiat, with slight delay yang gua di kamar kosan udah tau sebelum pesawat mendarat via web itu hahaha). pukul 12 malam persis sebelum gua tidur.
S: Pa, udah nyampe? Kok ga bales SMS?
P: Oiya, lupa si Mama
S: Pa aku nemu web keren lohh, bisa mantau pesawat kapanpun dimanapun, bisa tau jadwal airport, bisa ngeliat view dari cockpitnyaa
P: Ohya?? (Ikutan heboh) Keren ya!
Beda kan? Hahaha..
Negativity. Capek loh kalau berpikir negatif , capek juga kalo dituding secara negatif. Gak mau kan dituding negatif? Nah sayangnya kadang ada beberapa hal yang bikin kita lupa sama hal ini: diri kita sendiri yang memunculkan pemikiran negatif lewat aksi maupun perkataan. Maka dari itu, berpikirlah lagi sebelum bertindak dan berkata-kata.
Emang sih, yang namanya negativity itu gak mungkin hilang 100% dari dunia, the world needs balance after all. Yin and Yang. (yang akhir-akhir ini suka gua pertanyakan kebenarannya). Memang akan ada saatnya ketika udah bertindak dan berkata-kata sebaik mungkin, masih juga dicap negatif. Yang paling bahaya dari berpikir negatif adalah it stays with you, and it is not easy for us to leave it. Coba aja kalo dari awal udah berpikir jelek tentang seseorang, mau dia ngapain juga pasti ngecapnya, "Apaan sih?" atau "Pasti ada sesuatu di balik maksudnya nih,". Bayangin sepanjang hidupmu isinya berpikir gitu terus. Capek kan? Seperti kata seorang senior di MPM bilang, "Buang semua persepsi (pikiran) itu jauh-jauh!!"
Mulailah dari kamu yang berpikir positif. Mulailah dari hari ini, saat ini. Much much much more ease to feel and surpass today. One thing about positive; it stays with you, and it is not easy for us to leave it. Kok sama dengan negativity? Memang sama. Tinggal kamu yang pilih mau yang mana.
Have a good day!
Tuesday, December 10, 2013
The Birthday of Eternitiy
Sesuatu yang aneh terjadi dalam hidup gua hari ini, yang bikin gua sepanjang hari merenung tentang sebuah kata. Kata yang mungkin ditakutkan oleh orang-orang, dihindari, tidak mau dibayangkan, bahkan mungkin menjadi hal taboo untuk dibicarakan. Kematian. Death. The birthday of eternity.
Selama 20 tahun hidup, udah cukup banyak gua melihat orang lalu lalang dalam misteri terbesar kehidupan. Tante, Om, Oma, tetangga, bahkan teman. Suatu kejadian yang bener-bener bikin gua yang saat itu masih kecil mengerti tentang kematian seseorang adalah ketika tetangga gua yang meninggal. Anak perempuan, umurnya lebih muda dari gua. Dari dia lahir sampai saat-saat sebelum dia meninggal, gua lihat. Dari dia masih bayi, dia belajar naik sepeda, dan sering naik sepeda di depan rumah. Dan tiba-tiba aja dapet berita dia meninggal karena sakit demam berdarah. Umur gua masih belasan saat itu, dan di umur belasan itu gua sudah melihat seumur hidup seseorang.
No one can expect death.
Gak ada yang tahu kapan dia datang.
and worse, kepada siapa dia akan datang.
Dan kita juga gak bisa menghindar darinya.
It is the part of life itself.
Mungkin kalian yang ngebaca post ini akan mikir gua aneh, kenapa gua udah bisa berpikir soal kematian. Nggak kok, bukannya gua mau meninggalkan dunia. Bukan juga karena gua takut sama hal itu. Tapi lebih ke gua sadar, betapa pendeknya hidup manusia itu. Bayangin, gua harus kehilangan seorang Om yang cukup dekat sama gua padahal dia baru aja berkunjung ke rumah beberapa hari yang lalu. Kebetulan gua lagi di Jakarta juga saat itu. Siapa yang nyangka? Gak ada.
Dan kadang gua suka bertanya sama diri gua sendiri, kalau dipanggil sekarang, sudah siapkah? Ada gak hal-hal yang akan gua sesali?
Ada. Banyak.
Most of it kepikiran sama orang tua. Gua sudah banyak menyusahkan mereka, dan belum bisa membahagiakan mereka.
But then again, no one knows where death is going to come.
Bertanya lagi ke diri sendiri. Gimana kalau dia datang ke orang terdekat? Hancur gua pastinya. Dan lebih banyak lagi penyesalan yang bisa gua bayangkan.
...
Setelah banyak bergerumul dengan pikiran-pikiran mengenai kematian, datanglah mengenai kehidupan.
Bersyukurlah pagi ini kamu bangun.
Bersyukurlah pagi ini, Dia tidak lupa membangunkan kamu.
Bersyukurlah hari ini, kamu masih bisa bertemu, berbicara, menyapa mereka.
Kalau belum disapa, sapalah.
Perlakukan orang-orang di sekitarmu sebaik-baiknya.
Bersyukurlah hari ini, kamu masih dikasih kesempatan untuk hidup, satu hari lagi.
Dan yang terakhir, lakuin hal-hal yang ingin kamu lakuin, yang memang harus kamu lakukan.
Sehingga saat dia datang menjemput kita, you leave no regret behind.
"The fear of death follows from the fear of life. A man who lives fully is prepared to die at any time."
Mark Twain
Selama 20 tahun hidup, udah cukup banyak gua melihat orang lalu lalang dalam misteri terbesar kehidupan. Tante, Om, Oma, tetangga, bahkan teman. Suatu kejadian yang bener-bener bikin gua yang saat itu masih kecil mengerti tentang kematian seseorang adalah ketika tetangga gua yang meninggal. Anak perempuan, umurnya lebih muda dari gua. Dari dia lahir sampai saat-saat sebelum dia meninggal, gua lihat. Dari dia masih bayi, dia belajar naik sepeda, dan sering naik sepeda di depan rumah. Dan tiba-tiba aja dapet berita dia meninggal karena sakit demam berdarah. Umur gua masih belasan saat itu, dan di umur belasan itu gua sudah melihat seumur hidup seseorang.
No one can expect death.
Gak ada yang tahu kapan dia datang.
and worse, kepada siapa dia akan datang.
Dan kita juga gak bisa menghindar darinya.
It is the part of life itself.
Mungkin kalian yang ngebaca post ini akan mikir gua aneh, kenapa gua udah bisa berpikir soal kematian. Nggak kok, bukannya gua mau meninggalkan dunia. Bukan juga karena gua takut sama hal itu. Tapi lebih ke gua sadar, betapa pendeknya hidup manusia itu. Bayangin, gua harus kehilangan seorang Om yang cukup dekat sama gua padahal dia baru aja berkunjung ke rumah beberapa hari yang lalu. Kebetulan gua lagi di Jakarta juga saat itu. Siapa yang nyangka? Gak ada.
Dan kadang gua suka bertanya sama diri gua sendiri, kalau dipanggil sekarang, sudah siapkah? Ada gak hal-hal yang akan gua sesali?
Ada. Banyak.
Most of it kepikiran sama orang tua. Gua sudah banyak menyusahkan mereka, dan belum bisa membahagiakan mereka.
But then again, no one knows where death is going to come.
Bertanya lagi ke diri sendiri. Gimana kalau dia datang ke orang terdekat? Hancur gua pastinya. Dan lebih banyak lagi penyesalan yang bisa gua bayangkan.
...
Setelah banyak bergerumul dengan pikiran-pikiran mengenai kematian, datanglah mengenai kehidupan.
Bersyukurlah pagi ini kamu bangun.
Bersyukurlah pagi ini, Dia tidak lupa membangunkan kamu.
Bersyukurlah hari ini, kamu masih bisa bertemu, berbicara, menyapa mereka.
Kalau belum disapa, sapalah.
Perlakukan orang-orang di sekitarmu sebaik-baiknya.
Bersyukurlah hari ini, kamu masih dikasih kesempatan untuk hidup, satu hari lagi.
Dan yang terakhir, lakuin hal-hal yang ingin kamu lakuin, yang memang harus kamu lakukan.
Sehingga saat dia datang menjemput kita, you leave no regret behind.
"The fear of death follows from the fear of life. A man who lives fully is prepared to die at any time."
Mark Twain
Friday, November 1, 2013
Lakukan Sekarang
Kita mungkin tidak bisa menolong semua manusia yang kesusahan di seluruh dunia
tidak juga manusia di suatu benua
di suatu negara
atau bahkan seluruh manusia di kota kita tinggal
tapi akan selalu ada seseorang di sekitar kita
yang benar dan sungguh membutuhkan,
bahkan dan saat ini juga menantikan
jangkauan tangan kita meraih tangannya
menawarkan bantuan
memberikan kasih
look around you
and always give love and help for those in needs
they who walk pass you every morning
that beggar you see on your way to campus
that scavenger you walk pass by on your way back to home
You are always able to do something, to help them, right now.
tidak juga manusia di suatu benua
di suatu negara
atau bahkan seluruh manusia di kota kita tinggal
tapi akan selalu ada seseorang di sekitar kita
yang benar dan sungguh membutuhkan,
bahkan dan saat ini juga menantikan
jangkauan tangan kita meraih tangannya
menawarkan bantuan
memberikan kasih
look around you
and always give love and help for those in needs
they who walk pass you every morning
that beggar you see on your way to campus
that scavenger you walk pass by on your way back to home
You are always able to do something, to help them, right now.
Gak perlu jauh-jauh untuk melakukan suatu kebaikan
Subscribe to:
Posts (Atom)


